Sejarah desa
Desa pete berdiri pada tahun 1932, kepala desa yang pernah menjabat di
desa pete yaitu :
1. SAKIJAN tahun
1932 s/d tahun 1950
2. JUHA
tahun
1950 s/d tahun 1970
3. DURAHMAN
tahun 1970 s/d tahun 1993
4. DULHANAN
tahun 1993 s/d tahun 2001
5. MAHMUDIN
tahun 2001 s/d tahun 2007
6. SUPARDI
tahun
2007 s/d tahun 2013
7. SAINS SAPUTRA, SE. tahun 2013 s/d sekarang.
7. SAINS SAPUTRA, SE. tahun 2013 s/d sekarang.
DEMOGRAFI
Desa pete
terletak di sebelah timur Ibukota Kecamatan Tigaraksa dengan
jarak 2, 5 km, dengan lama tempuh ¼ jam dan sebelah utara berbatasan dengan
wilayah serta dilewati jalan utama Jl.Syekh Mubarok yang menjadi pintu gerbang
ibu kota kabupaten Tangerang dengan jarak 2 KM, dapat ditempuh dengan waktu ¼
jam ke ibu kota kabupaten Tangeranig, dengan pembantu pemerintahan terbawah, terdiri
dari 6 Dusun , 10 Rukun Warga / RW , dan 34 Rukun Tetangga / RT.
LUAS WILAYAH
Desa Pete dengan
luas: 260,99 Ha dan merupakan daerah daratan rendah dengan ketinggian dari
permukaan laut 48 m dengan suhu udara 27C - 33 C. Jarak tempuh dari pusat
pemerintahan Desa Pete dalam melaksanakan hubungan dan komunikasi kerja dengan
pemerintah di atasnya secara berjenjang sebagai berikut:
1. Dengan Ibukota
Kecamatan Tigaraksa berjarak : 2,5 Km
2. Dengan Ibukota
Kabupaten Tigaraksa berjarak : 2 Km
3. Dengan Ibukota
Propinsi Banten
berjarak
: 60 Km
BATAS WILAYAH
Desa Pete
mempunyai batas wilayah sebagai berikut :
· Sebelah
utara berbatasan dengan Desa Pematang
· Sebelah
timur berbatasan dengan Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa
· Sebelah
selatan berbatasasn dengan Desa Jengjing dan Desa Munjul
· Sebelah
barat berbatasan dengan Desa Tegal Sari
Kependudukan Desa Pete , Bulan April 2012
No.
|
Perincian
|
WNI ASLI
|
WNI KET
|
WNA
|
Jumlah
|
||||||||
L
|
P
|
L+P
|
L
|
P
|
L+P
|
L
|
P
|
L+P
|
L
|
P
|
L+P
|
||
1
|
Penduduk awal
|
6570
|
6463
|
13037
|
14
|
15
|
29
|
0
|
0
|
0
|
6589
|
6463
|
13052
|
2
|
Lahir
|
51
|
56
|
107
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
51
|
56
|
107
|
3
|
Meninggal
|
25
|
17
|
42
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
25
|
17
|
42
|
4
|
Datang
|
36
|
31
|
67
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
36
|
31
|
67
|
5
|
Pindah
|
54
|
43
|
97
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
54
|
43
|
97
|
Jumlah
|
6578
|
6470
|
13068
|
14
|
15
|
29
|
0
|
0
|
0
|
6597
|
6470
|
13087
|
|
Desa Pete mempunyai 2 (dua) iklim yaitu penghujan dan kemarau. Iklim yang
mempengaruhi Desa Pete adalah Iklim Tropis dengan angin bertiup dari arah
utara ke seletan dengan
kecepatan 15 Km dan curah hujan rata-rata 27,8 mm/ tahun.
KEADAAN SOSIAL DAN EKONOMI
1. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk Desa Pete sampai tahun 2010 tercatat
sebanyak : 6399 jiwa, terdiri dari laki-laki : 6039 jiwa, dan perempuan : 3835
jiwa dan jumlah kepala keluarga : 1821 kepala keluarga. Secara rinci
klasifikasi penduduk menurut kelompok umur sebagai berikut :
Jumlah Penduduk
Berdasarkan Kewarganegaraan
1.1
WNI
laki-laki
: 6399 orang
WNI perempuan
: 6039 orang
1.2
WNA
laki-laki
: - orang
WNA perempuan
: - orang
Dilihat dari berbagai aspek, maka Desa Pete yang wilayahnya
seluas 260,99 Ha yang mempunyai fungsi penyangga dari berbagai aspek kehidupan
yang tentunya sangat mempengaruhi berbagai pembangunan dan sebagai alat dari
pekembangan teknologi, transformasi dan telekominikasi yang semakin luas dan
kompleks dengan jumlah penduduk: 7382 jiwa didukung dari sarana dan prasarana
pendidikan dari tingkat Taman kanak-kanak (TK) sampai dengan tingkat SLTA.
PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan manusia seutuhnya
guna mencerdaskan dan meningkatkan kehidupan bangsa. Pendidikan dimaksud
sebagai wadah untuk membina mendidik dan memajukan pola pikir bangsa Indonesia
agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berilmu, disiplin bertakwa
kepada Tuhan YME serta mempunyai dedikasi yang tinggi dalam melanjutkan
cita-cita perjuangan bangsa.
Tingkat kemajuan suatu bangsa salah satunya ditentukan oleh Sumber Daya Manusia
(SDM) yang berkualitas. Hal ini sangat dipengaruhi oleh tingkat partisipasi
penduduk dalam hal pendidikan, penyedia sarana prasarana yang memadai.
Perkembangan pendidikan 2 tahun terakhir (2007-2008) dan tingkat partisipasi
sekolah menunjukan pekembangan ke arah yang lebih baik, terlihat dari jumlah
siswa.

